Panggung Ekspresi Anak-Anak Ngunut: Pentas Malam Kesenian Rasulan 2026 Pukau Ratusan Warga di Lapang

Rika Aji 10 Juni 2026 09:17:36 WIB

SID - 31-05-2026 Rangkaian panjang perayaan adat Rasulan Kalurahan Ngunut tahun 2026 ditutup dengan penuh keceriaan dan decak kagum. Pada Minggu malam, 31 Mei 2026, Komplek Lapangan Cemara Jajar disulap menjadi panggung megah yang penuh warna dalam acara Pentas Malam Kesenian.

Acara yang berlangsung meriah mulai pukul 20.00 hingga 24.00 WIB ini menjadi ruang khusus bagi anak-anak dan generasi muda Kalurahan Ngunut untuk unjuk gigi dan menampilkan potensi terbaik mereka di hadapan publik.

Geliat Bakat Generasi Muda: Dari Tari Tradisional hingga Tarik Suara

Malam kesenian kali ini benar-benar menjadi ajang pembuktian bakat yang luar biasa. Anak-anak dari berbagai padukuhan di Kalurahan Ngunut tampil dengan penuh percaya diri mengenakan kostum-kostum panggung yang menarik.

Mereka mempertontonkan kebolehannya dalam berbagai bidang seni, mulai dari keluwesan gerak tari-tarian tradisional dan kreasi baru, penampilan menyanyi solo maupun kelompok, hingga pertunjukan seni lainnya yang mengundang riuh tepuk tangan penonton. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira dapat berdiri di atas panggung besar yang disaksikan oleh keluarga serta tetangga mereka sendiri.

Apresiasi Tinggi Warga: Wadah Penting Investasi Potensi Anak

Lautan warga Kalurahan Ngunut tampak memadati area depan panggung hingga menjelang tengah malam. Kehadiran masyarakat yang membludak ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan moral yang sangat besar bagi anak-anak yang tampil.

Banyak warga dan tokoh masyarakat yang memuji inisiatif panitia dalam memberikan porsi panggung khusus untuk anak-anak di momentum Rasulan tahun ini. Warga mulai sadar bahwa potensi, rasa percaya diri, dan bakat seni yang dimiliki oleh anak-anak Ngunut sangat luar biasa, sehingga ruang-ruang ekspresi seperti ini harus terus dikembangkan secara konsisten.

"Anak-anak kita punya bakat yang tidak kalah dengan anak-anak di kota. Pentas malam ini membuka mata kita semua bahwa potensi mereka wajib terus dikawal, didukung, dan jangan sampai mandek atau tidak dilanjutkan di masa depan. Ini adalah aset budaya asli Ngunut," ungkap salah seorang warga yang hadir menonton.

Penutup Rangkaian Rasulan yang Manis

Pemerintah Kalurahan Ngunut bersama panitia berharap, melalui pembinaan seni sejak dini ini, anak-anak tidak hanya berkembang secara kreativitas dan mental, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan melestarikan kebudayaan lokalnya sendiri.

Pentas Malam Kesenian ini resmi berakhir tepat pukul 24.00 WIB dengan sesi foto bersama seluruh pengisi acara di atas panggung. Acara ini sukses menutup agenda besar tahunan desa dalam suasana yang hangat, penuh tawa, dan rasa bangga akan masa depan generasi penerus Kalurahan Ngunut.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial