Puncak Kemeriahan Rasulan Ngunut 2026: Ribuan Warga Padati Kirab Budaya dan Perebutan 3 Gunungan

Rika Aji 10 Juni 2026 09:09:18 WIB

SID 31-05-2026 Kemeriahan adat tradisi Rasulan (Bersih Desa) di Kalurahan Ngunut mencapai puncaknya pada Minggu pagi, 31 Mei 2026. Ribuan pasang mata saksi kemegahan Kirab Budaya yang menyulap jalanan di Komplek Kalurahan Ngunut menjadi panggung seni raksasa.

Acara yang dinanti-nanti ini berlangsung semarak dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kirab Budaya ini bukan sekadar pawai biasa, melainkan agenda rutin adat bersih desa berskala besar yang dilaksanakan secara berkala setiap 2 tahun sekali.

Eksibisi Seni dari 22 RT dan 3 Padukuhan

Meskipun secara wilayah administrasi Kalurahan Ngunut hanya menaungi 3 Padukuhan, namun skala partisipasi dan antusiasme warga luar biasa masif. Tercatat, seluruh jajaran rukun tetangga yang berjumlah 22 RT turun ke jalan mengirimkan kontingen terbaiknya.

Masing-masing RT unjuk gigi menampilkan beragam kreativitas kesenian, mulai dari pakaian adat trah Jawa, barisan bergodo, kesenian lokal, tarian kreasi modern, hingga replika maskot yang unik. Sepanjang rute kirab, lautan penonton tampak memadati bibir jalan demi menyaksikan dan mendokumentasikan momentum yang sarat akan nilai pelestarian budaya ini.

Prosesi Sakral Grebek 3 Gunungan Hasil Bumi

Daya tarik utama yang menjadi magnet bagi para penonton adalah prosesi Grebek Gunungan. Dalam kirab tahun ini, terdapat 3 buah gunungan besar yang melambangkan kemakmuran dari 3 padukuhan di Ngunut. Spesialnya, gunungan yang berisi tumpukan sayur-mayur, buah-buahan, dan aneka hasil bumi ini diarak serta dikawal langsung oleh masing-masing Kepala Dusun (Pak Dukuh).

Setelah diarak mengelilingi rute wilayah, ketiga gunungan tersebut dikumpulkan di titik akhir komplek kalurahan untuk didoakan bersama sebagai simbol rasa syukur atas berkah tanah yang subur. Usai doa dipanjatkan, riuh sorak penonton pecah saat prosesi rebutan (grebek) gunungan dimulai. Warga saling berebut hasil bumi yang dipercaya membawa berkah ketenteraman bagi keluarga yang mendapatkannya.

Untaian Doa dan Harapan untuk Masa Depan Desa

Melalui penyelenggaraan kirab budaya yang megah dan guyub ini, terselip untaian doa dan harapan besar dari seluruh pamong dan masyarakat Kalurahan Ngunut. Momentum bersih desa dua tahunan ini menjadi tonggak persatuan untuk melangkah ke depan.

"Kirab ini adalah wajah kegotongroyongan warga kami. Harapan besar kami, dengan selesainya ritual bersih desa ini, ke depan Kalurahan Ngunut senantiasa dianugerahi keamanan, ketenteraman, menjadi wilayah yang gemah ripah loh jinawi (subur makmur), serta seluruh warganya hidup dalam kondisi yang ayem tentrem," ungkap perwakilan Pemerintah Kalurahan Ngunut di akhir acara.

Seluruh rangkaian Kirab Budaya Rasulan 2026 berjalan dengan sangat tertib, aman, dan sukses, meninggalkan kesan mendalam sekaligus kebanggaan budaya bagi seluruh warga masyarakat Ngunut.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial