Ratusan Jemaah Hadiri Pengajian Akbar KH. Ahmad Zabidi Marzuqi di Lapangan Cemara Jajar

Rika Aji 10 Juni 2026 09:05:22 WIB

SID- 30-05-2026 Kemeriahan adat budaya Rasulan (Bersih Desa) Kalurahan Ngunut tahun 2026 mencapai salah satu puncak spiritualnya pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Ribuan doa dan selawat menggema di Komplek Lapangan Cemara Jajar saat digelarnya acara Pengajian Akbar yang dihadiri oleh kurang lebih 400 jemaah dari berbagai padukuhan di wilayah Kalurahan Ngunut.

Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 19.30 hingga 23.00 WIB ini menjadi sarana perwujudan rasa syukur sekaligus ruang asah batin bagi seluruh elemen masyarakat desa setelah disibukkan dengan berbagai aktivitas kewilayahan.

Tahlil Bersama Dipimpin KH. Muhammad Tohari

Sebelum memasuki acara inti tausiah, jemaah yang memadati Lapangan Cemara Jajar terlebih dahulu diajak untuk melantunkan zikir dan doa bersama. Prosesi tahlil bersama ini dipimpin langsung oleh tokoh agama kharismatik Kalurahan Ngunut sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qurani Ngunut, KH. Muhammad Tohari.

Gema tahlil dan doa yang dipanjatkan secara berjemaah ini ditujukan untuk memohon keberkahan wilayah, keselamatan warga, serta mendoakan para leluhur dan pejuang desa yang telah mendahului.

Tausiah KH. Ahmad Zabidi Marzuqi: Menjadi Manusia yang Bermanfaat

Suasana semakin teduh saat mubaligh utama, KH. Ahmad Zabidi Marzuqi, Lc., mulai menyampaikan tausiahnya di atas mimbar. Dalam ceramahnya, beliau menekankan esensi penting dari kehidupan seorang muslim di dunia, yaitu keharusan untuk hidup bermanfaat dan senantiasa menebarkan kebaikan kepada sesama manusia tanpa pandang bulu.

Untuk mempertegas pesan luhur tersebut, KH. Ahmad Zabidi Marzuqi mengutip sebuah hadis sahih riwayat Imam Thabrani dan Daruquthni yang sangat masyhur:

?????? ???????? ???????????? ????????? > "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."

Beliau memaparkan bahwa wujud syukur atas rezeki dan ketenteraman desa dalam momen Rasulan ini harus diimplementasikan melalui aksi nyata di lapangan. Warga diajak untuk saling menolong, menjaga kerukunan, serta mengikis sifat egois. KH. Ahmad Zabidi Marzuqi juga memperkuat tausiahnya dengan cuplikan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra' ayat 7:

???? ???????????? ???????????? ?????????????? > "Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri..."

"Setiap kebaikan, gotong royong, dan bantuan yang kita berikan kepada tetangga atau desa kita, hakikatnya adalah kita sedang menanam kebaikan untuk diri kita sendiri di hadapan Allah SWT. Kalurahan Ngunut akan menjadi desa yang kuat dan berkah jika warganya saling memberikan manfaat," urai beliau dalam ceramahnya yang disampaikan dengan bahasa yang runtut dan mudah dipahami jemaah.

Hingga penghujung acara menjelang tengah malam, ratusan jemaah tetap bertahan dengan tertib mengikuti jalannya pengajian. Acara pengajian akbar ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh sang mubaligh, menandai suksesnya salah satu agenda sakral dalam runtutan adat Rasulan Kalurahan Ngunut tahun 2026.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial