Optimalkan Pendapatan Daerah, Kalurahan Ngunut Ikuti Monitoring Evaluasi SPPT PBB-P2

Rika Aji 23 April 2026 13:50:45 WIB

SID- 23-04-2026 Guna memastikan kelancaran distribusi dan percepatan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pemerintah Kalurahan Ngunut menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyampaian SPPT PBB-P2 Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Kapanewon Playen dan dihadiri oleh jajaran Jagabaya se-Kapanewon Playen.

Dalam kesempatan tersebut, Kalurahan Ngunut diwakili langsung oleh Jagabaya, Bapak Sapto Nugroho Marcus. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kalurahan dalam mendukung kemandirian fiskal daerah melalui pemungutan pajak yang tertib dan akuntabel.

Arahan Strategis dari BKAD Gunungkidul

Hadir sebagai pemateri utama, Bapak Aji Sukendro selaku Kepala Bidang Penagihan, Pelayanan, dan Pengendalian PBB dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul. Beliau menekankan pentingnya akurasi dalam penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kepada wajib pajak agar proses penagihan dapat berjalan efektif dan tepat waktu.

Monitoring ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan serta memastikan bahwa setiap lembar SPPT telah sampai ke tangan warga sebelum jatuh tempo.

Progres Distribusi di Kalurahan Ngunut

Berdasarkan data administratif, total objek pajak di Kalurahan Ngunut pada tahun 2026 ini tercatat sebanyak 1.800 SPPT. Hingga saat ini, sebagian besar SPPT tersebut telah berhasil didistribusikan kepada warga melalui peran aktif para Dukuh di masing-masing padukuhan.

Total ketetapan PBB-P2 untuk Kalurahan Ngunut tahun ini mencapai angka Rp114.630.631. Nilai ini merupakan kontribusi signifikan warga Ngunut terhadap pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.

Jagabaya Sapto Nugroho Marcus menyampaikan bahwa jajaran pamong kalurahan akan terus mengawal proses pembayaran pajak ini. "Kami mengapresiasi kinerja para Dukuh yang telah mendistribusikan SPPT dengan cepat. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Ngunut untuk segera memenuhi kewajiban pajaknya guna mendukung visi pembangunan daerah yang adil dan makmur," jelas beliau.

Langkah monitoring ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak dan meminimalkan adanya tunggakan, sehingga target pelunasan PBB-P2 Kalurahan Ngunut tahun 2026 dapat tercapai 100% tepat pada waktunya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar