Puluhan Warga Ngunut Khidmat Ikuti Sema’an Al-Qur’an 30 Juz Bersama KH M Tohari

Rika Aji 02 Juni 2026 08:51:41 WIB

SID-29-05-2026 Nuansa religius dan penuh berkah menyelimuti rangkaian adat Rasulan (Bersih Dusun) Kalurahan Ngunut tahun 2026. Sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan ketenteraman wilayah, warga menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an Khotmil Qur'an Bil Ghaib 30 Juz pada Jumat malam, 29 Mei 2026.

Acara yang sakral ini dimulai tepat pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Musiatun, Kalurahan Ngunut. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 60-an jamaah yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pamong kalurahan, serta warga sekitar yang antusias menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an.

Dipimpin Langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qurani Ngunut

Guna menjaga kekhidmatan dan kelancaran pembacaan Al-Qur'an 30 juz ini, acara dipimpin langsung oleh ulama kharismatik setempat, yaitu KH M Tohari, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qurani Ngunut. Di bawah bimbingan beliau, para penghafal Al-Qur'an (hafadzah) melantunkan setiap ayat dengan tartil, sementara para jamaah yang hadir menyimak dengan saksama (mirsani) dari awal hingga akhir ayat penutup.

Suasana di dalam Masjid Musiatun tampak begitu khusyuk. Kegiatan sema'an ini juga menjadi momentum spiritual bagi masyarakat Ngunut untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta serta memohon perlindungan agar seluruh warga desa dijauhkan dari marabahaya.

Pintu Pembuka Menuju Acara Pengajian Akbar

Selain menjadi bagian inti dari pelestarian tradisi keagamaan di dalam rangkaian Rasulan 2026, agenda Sema’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Musiatun ini juga berfungsi sebagai acara pembuka (pra-acara) resmi. Lantunan doa khotmil Qur'an yang dipanjatkan di akhir sesi dimaksudkan untuk memohon ridha dan keberkahan agar jalannya puncak acara Pengajian Akbar yang akan dilaksanakan setelahnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah Kalurahan Ngunut bersama panitia Rasulan mengapresiasi tinggi atas guyub rukunnya warga yang bersedia meluangkan waktu untuk beribadah bersama. Melalui kolaborasi antara tradisi budaya rasulan dan nilai-nilai Al-Qur'an ini, diharapkan Kalurahan Ngunut senantiasa menjadi wilayah yang berkah, makmur, dan religius.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial