Wujud Nyata Toleransi, Ratusan Umat Kristiani Ngunut Gelar Misa Syukur Bersama dalam acara rasul

Rika Aji 02 Juni 2026 08:46:45 WIB

SID-28-05-2026 Semangat kebersamaan dan keharmonisan antarumat beragama terpancar nyata di Kalurahan Ngunut. Seluruh warga Kristiani di wilayah kalurahan berkumpul bersama dalam sebuah prosesi ibadah luhur berupa Misa Syukur yang berlangsung dengan khidmat dan penuh suka cita.

Misa Syukur kali ini mengusung tema mendalam berbahasa Jawa, yaitu "Guyub Rukun Mujudake Masyarakat Kang Kebak Kabungahan lan Karaharjen" (Kebersamaan dan kerukunan mewujudkan masyarakat yang penuh kebahagiaan dan kesejahteraan). Tema ini sengaja dipilih untuk merefleksikan komitmen warga dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dipimpin Langsung oleh Romo dari Paroki St. Yusuf Bandung

Ibadah syukur yang dihadiri oleh kurang lebih 300-an jemaat ini terasa semakin istimewa karena dipimpin langsung oleh Romo tamu yang rohaniawan dari Paroki Santo Yusuf, Bandung. Kehadiran Romo dari luar daerah ini memberikan suasana baru sekaligus memberikan wejangan rohani yang memperkuat iman dan semangat keguyubrukunan warga di tingkat lokal.

Dalam khotbahnya, Romo menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga hati yang damai dan hidup berdampingan secara rukun dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan iman. Kerukunan dinilai sebagai kunci utama agar berkah kebahagiaan (kabungahan) dan kesejahteraan (karaharjen) dapat terwujud secara nyata di bumi Ngunut.

Potret Indahnya Toleransi: Banser dan Linmas Bahu-Membahu Jaga Keamanan

Selain jumlah jemaat yang memadati lokasi acara, daya tarik utama dari perhelatan Misa Syukur ini adalah hadirnya potret kerukunan beragama yang begitu kental di lapangan. Prosesi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah tidak hanya dilakukan oleh internal jemaat, melainkan dibantu secara sukarela oleh saudara-saudara dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang berkolaborasi erat dengan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kalurahan Ngunut.

Kehadiran para personel Muslim dari Banser yang berjaga mendampingi Linmas di area luar tempat ibadah umat Kristiani ini memicu apresiasi mendalam dari berbagai pihak. Hal ini menjadi bukti riil dan penanda kuat bahwa warga Kalurahan Ngunut memiliki tingkat toleransi yang sangat tinggi, dewasa dalam beragama, serta saling menghormati satu sama lain.

Acara Misa Syukur berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama antara Romo, jajaran panitia, perwakilan jemaat, serta personel Banser dan Linmas yang telah mengawal jalannya ibadah dengan penuh rasa persaudaraan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial