Tingkatkan Akuntabilitas DaIs, Ulu-Ulu Ngunut Ikuti Monev BKK Urusan Budaya di Karangmojo

Rika Aji 07 Mei 2026 12:23:16 WIB

SID- 07-05-2026 Guna memastikan pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Keistimewaan berjalan sesuai regulasi, Ulu-Ulu Kalurahan Ngunut, Rika Aji Hartanto, menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kalurahan Urusan Budaya Tahun 2026. Pertemuan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Kapanewon Karangmojo.

Rapat ini menjadi ajang penting bagi para pengampu program keistimewaan di tingkat kalurahan untuk menyelaraskan progres fisik dengan pelaporan administratif berbasis digital.

Digitalisasi Pelaporan: Maksimalisasi KENES dan Dokumentasi Video

Hasil utama dari monev kali ini menekankan pada kualitas pelaporan melalui aplikasi KENES (Kendali Istimewa). Pihak penyelenggara menginstruksikan agar setiap kalurahan pelaksana BKK memaksimalkan input data secara berkala.

Ada poin baru yang menjadi perhatian serius dalam pelaporan tahun ini, yakni kewajiban menyertakan dokumentasi video sebagai bukti nyata pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan transparansi dan memberikan gambaran visual yang lebih jelas mengenai dampak program terhadap masyarakat.

Meskipun langkah ini merupakan terobosan positif untuk akuntabilitas, tidak dipungkiri bahwa adanya kewajiban dokumentasi video ini menambah beban kerja bagi para pengampu aplikasi KENES di masing-masing kalurahan. Para pengampu dituntut tidak hanya tertib administrasi data, tetapi juga harus menguasai aspek dokumentasi visual yang representatif.

Realisasi BKK di Ngunut: 4 Unit RTLH Gaya Yogyakarta

Salah satu program unggulan BKK Urusan Budaya yang saat ini tengah dikawal oleh Pemerintah Kalurahan Ngunut adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan Arsitektur Khas Yogyakarta.

Kalurahan Ngunut mendapatkan alokasi pembangunan sebanyak 4 unit rumah dengan total nilai bantuan sebesar Rp260.000.000,00. Dana tersebut dibagi rata dengan nilai Rp65.000.000,00 per unit, yang mencakup pengadaan material bangunan serta upah bagi tenaga kerja. Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang layak bagi warga sekaligus melestarikan identitas arsitektur lokal Yogyakarta.

Komitmen Pelayanan dan Pelestarian Budaya

Ulu-Ulu Rika Aji Hartanto menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti hasil monev tersebut. Pemerintah Kalurahan Ngunut berkomitmen untuk terus disiplin dalam pelaporan KENES agar keberlanjutan program Dana Keistimewaan tetap terjaga.

"Meskipun tantangan administrasi semakin bertambah dengan adanya pelaporan video, kami akan tetap berupaya maksimal. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam mengelola Dana Keistimewaan agar benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga Ngunut dan kelestarian budaya kita," ungkap Rika Aji Hartanto.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Fauzan za
    ...baca selengkapnya
    14 April 2026 19:02:53 WIB
  • Lose Handoko
    Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
    05 September 2024 12:08:35 WIB
  • Prananto
    Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
    16 Mei 2019 12:58:40 WIB
  • marsono
    Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
    22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Layanan Via WhatsApp
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial