Pemerintah Kalurahan Ngunut Matangkan Kesiapan Linmas Jelang Perayaan Rasul

Rika Aji 27 April 2026 08:11:25 WIB

SID- 25-04-2026 Semangat gotong royong dan pelestarian budaya kembali menguat di Kalurahan Ngunut. Bertempat di Aula Pertemuan RT 01/03, Padukuhan Kernen, Pemerintah Kalurahan Ngunut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis guna membahas persiapan pengamanan acara adat Rasul, Senin (27/04/2026).

Acara Rasul atau bersih desa merupakan tradisi agung yang rutin dilaksanakan masyarakat sebagai wujud syukur sekaligus upaya nguri-uri (melestarikan) kebudayaan Jawa. Mengingat besarnya antusiasme warga yang akan terlibat, aspek keamanan menjadi fokus utama dalam rakor kali ini.

Optimalisasi Peran 22 Anggota Linmas

Dalam rapat tersebut, ditekankan bahwa kekuatan pengamanan akan bertumpu pada Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kalurahan Ngunut yang berjumlah 22 orang. Uniknya, keterwakilan personel Linmas ini telah terbagi secara merata, di mana setiap RT di wilayah Kalurahan Ngunut dipastikan memiliki satu personel penjaga keamanan.

Hal ini bertujuan agar koordinasi di lapangan saat hari pelaksanaan dapat berjalan lebih cepat dan menyentuh hingga sudut-sudut wilayah pemukiman warga.

Sambutan Lurah dan Jagabaya

Lurah Ngunut, Iswanto Hadi, dalam sambutannya menekankan bahwa kesuksesan acara budaya tidak hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari ketertiban dan kenyamanan pengunjung. "Rasul adalah identitas kita. Saya berharap seluruh elemen, terutama Linmas, dapat menunjukkan profesionalisme agar tamu yang datang merasa aman dan pesan budaya kita tersampaikan dengan baik," pesannya.

Senada dengan Lurah, Jagabaya Sapto Nugroho Marcus memberikan arahan teknis mengenai pembagian pos pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara. Beliau menegaskan bahwa Linmas adalah ujung tombak ketenteraman di tingkat akar rumput.

Dukungan Dana Desa 2026

Keseriusan Pemerintah Kalurahan dalam menjaga kelestarian budaya juga tercermin dari sisi penganggaran. Seluruh akomodasi dan biaya operasional dalam rangkaian kegiatan ini bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.

Alokasi ini merupakan implementasi nyata dari prioritas penggunaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat dan pelestarian warisan budaya lokal. Dengan adanya dukungan anggaran yang jelas, diharapkan pelaksanaan Rasul tahun ini dapat berjalan lebih terorganisir dan tetap khidmat.

Harapan Mewujudkan Ngunut yang Harmonis

Rapat koordinasi yang berlangsung guyub ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif. Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Kalurahan Ngunut optimis acara Rasul 2026 akan menjadi momentum penguat tali silaturahmi sekaligus bukti bahwa masyarakat Ngunut tetap teguh menjaga tradisi di tengah perkembangan zaman.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar