Limbah Peternakan Sapi Penghasil Tenaga Listrik
Ajeks 21 Oktober 2016 00:32:55 WIB
Pertanianku – Peternak sapi di Desa Bamonia, Shahjanpur Thana, Kota Borga, Bangladesh, Mohammed Abdul Khaliq mengubah limbah peternakan sapi dan rumah tangga menjadi listrik. Ia mengolah kotoran sapi menjadi biogas sejak 2013 lalu. Kotoran sapi dialirkan dari kandang ke dalam bak penampung, lalu diberikan larutan mikroba ke dalam bak penampungan tersebut untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Setelah itu, Abdul Khaliq mengalirkan kotoran sapi dari bak penampung ke dalam tabung digeser atau pengurai.
Hasil dari penguraian kotoran sapi tersebut adalah biogas berupa gas metan yang memiliki fungsi sebagai bahan bakar kompor dan genset penghasil tenaga listrik. Abdul Khaliq menggunakan tenaga listrik untuk mengoperasikan mesin pencacah jerami untuk pakan sapi. Menurut Abdul Khaliq dengan menggunakan mesin pencacah itu dapat memudahkan pekerjaannya untuk memproduksi pakan sapi. “Sebelumnya saya tidak pernah mencacah jerami sehingga sapi mencerna pakannya sangat lambat,” ucap Abdul Khaliq.
Dengan adanya sumber listrik dari biogas, saat ini Abdul Khaliq juga bisa memerah susu sapi menggunakan mesin pemerah. “Susu sapi yang dihasilkan juga menjadi lebih higienis,” ujar Abdul Khaliq.
Dari 11 induk sapi perah Abdul Khaliq dapat menghasilkan sekitar 80–100 liter susu setiap hari. Menakjubkannya lagi hasil akhir proses penguraian berupa pupuk kandang. Abdul Khaliq menggunakan pupuk tersebut untuk tanaman jagung organiknya.
Abdul Khaliq bahkan menggunakan tenaga listrik yang dibuatnya dari biogas sebagai penerangan rumah dan kandangnya.
Dengan adanya teknologi ini limbah ternak yang selama ini dibiarkan begitu saja dapat memberikan penghasilan lebih bagi masyarakat sekitar. Selain untuk memenuhi kebutuhan listrik dan bahan bakar, para peternak juga dapat memperoleh pendapatan tambahan dari hasil penjualan pupuk organik.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Kamituwo Ngunut Gandeng Kader Jiwa Fasilitasi Pengurusan BPJS dan Akses obat ODDP
- Kawal Penyaluran Minyak Goreng untuk Pencegahan Stunting, Bhabinkamtibmas Ngunut pastikan aman
- Aksi Nyata Cegah Stunting: Dinas Pertanian dan Pangan Bersama Kalurahan Ngunut Gelar Mantel Centing
- Sinergikan Tata Kelola Keistimewaan, Kalurahan Ngunut Ikuti Rakor Strategis Tiga Agenda Utama
- Jagabaya Ngunut Ikuti Pembekalan Paralegal Bersama LBH Tentrem DIY dan Pemkab Gunungkidul
- Dokumen Kalurahan Tahun 2026
- Peduli Kesehatan Jiwa, Kalurahan Ngunut Fasilitasi Akomodasi Kontrol dan Pengambilan Obat Rutin ODDP
Komentar Terkini
-
Fauzan za
...baca selengkapnya
14 April 2026 19:02:53 WIB -
Lose Handoko
Secara pribadi saya mengapresiasi langkah dan pela...baca selengkapnya
05 September 2024 12:08:35 WIB -
Prananto
Mantabs Gan ... Lanjutkan !...baca selengkapnya
16 Mei 2019 12:58:40 WIB -
marsono
Sukses terus buat KT Desa Ngunut, terus ber jiwa s...baca selengkapnya
22 Maret 2017 21:40:38 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










