Optimalkan Kesehatan Lansia, Padukuhan Ngunut Lor Gelar Pemeriksaan Rutin dan Pemberian PMT Bergizi

Rika Aji 08 April 2026 14:41:29 WIB

SID - 08-04-2026 Pemerintah Kalurahan Ngunut melalui Padukuhan Ngunut Lor kembali menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan warga lanjut usia. Pada Rabu (08/04/2026), puluhan lansia berkumpul dengan penuh antusias untuk mengikuti kegiatan Posyandu Lansia rutin bulanan.

Pemantauan Kesehatan Secara Intensif

Tercatat sekitar 70 peserta lansia hadir untuk memeriksakan kondisi fisik mereka. Dalam kegiatan ini, tim kesehatan dan kader setempat menyediakan berbagai layanan pemeriksaan secara gratis, antara lain:

  • Penimbangan Berat Badan: Guna memantau status gizi dan kondisi fisik secara umum.

  • Pemeriksaan Tensi Darah: Sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko hipertensi.

  • Cek Kadar Gula Darah & Kolesterol: Untuk memantau risiko penyakit tidak menular (PTM) yang kerap menyerang usia senja.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang Berbeda

Salah satu yang menarik dalam kegiatan kali ini adalah menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disajikan khusus untuk para lansia. Peserta mendapatkan sajian Gulai Ayam yang menggugah selera serta buah Pisang Ambon sebagai pelengkap nutrisi harian mereka. Pemberian menu bergizi ini bertujuan untuk memastikan para lansia mendapatkan asupan protein dan vitamin yang cukup.

Dukungan Penuh Dana Desa 2026

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyediaan alat kesehatan hingga pemberian PMT, didanai sepenuhnya oleh Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Hal ini sejalan dengan program prioritas kalurahan dalam meningkatkan kualitas hidup dan angka harapan hidup masyarakat di tingkat padukuhan.

Kehadiran Posyandu Lansia di Ngunut Lor ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana kontrol kesehatan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi para lansia agar tetap bahagia dan bersemangat di masa tua. Dengan pemeriksaan yang rutin dan asupan gizi yang terjaga, diharapkan para lansia di Ngunut Lor dapat terhindar dari berbagai komplikasi penyakit serius.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar